military, intelligence, security & foreign policy
military, intelligence, security & foreign policy

Fourth Generation Warfare

Fourth Generation Warfare (Perang Generasi Ke-4), suatu istilah yang beberapa kali saya baca di artikel-artikel analisis. Penasaran juga, apa sih maksudnya? Memangnya ada generasi ke-1, 2, 3 dan seterusnya? Apa yang membedakannya ? Kenapa ada istilah generasi?

Akhirnya, setelah searching di wiki,  dan googling ke sana kemari, ketemulah beberapa artikel tentang Fourth Generation Warfare (atau 4GW) ini, beserta pendahulu-pendahulunya. Saya akan sharing kesimpulan saya ini, bila ada yang mau lebih dalam lagi, silahkan ke linknya langsung ya…:

The Changing Face of War: Into the Fourth Generation 

ini adalah tulisan pertama yang membahas tentang 4GW oleh pencetus 4GW yaitu (General ?) William S. Lind, dimuat dalam Marine Corps Gazette October 1989, Pages 22-26.

Also on Wiki : http://en.wikipedia.org/wiki/Fourth_generation_warfare 

Here is yang saya pahami dari tulisan tersebut :

1GW (Perang Generasi ke-1). Dimulai  sejak masa munculnya nation-state (‘negara’), menggantikan eksistensi klan, negara kota, aliansi kota, dll. Pada masa ini, kepemilikan senjata dimonopoli oleh negara. Perang berlangsung secara linear, dimana pasukan A dan pasukan B berbaris (lining up), kemudian saling bertukar tembakan (ingat film tentang perang Inggris – AS yang dibintangi Mel Gilbson). Setelah itu, pasukan yang masih bisa berdiri memasukkan peluru, dan kemudian saling bertukar tembakan. Dan begitu seterusnya sampai salah satu pihak kehabisan pasukan atau mundur. Secara singkat : 1st Generation: tactics of line and column

Pada masa itu, keunggulan dalam perang bergantung pada berapa banyak pasukan yang dimiliki dan ketepatan bidik terhadap pasukan lawan.

2GW (2nd generation warfare). Dimulai ketika militer mulai berkembang dan menitikberatkan pada taktik yang lebih fleksibel dan menerapkan prinsip-prinsip manuver, concealment dan artileri (indirect fire).

Front pada masa ini tetap berupa garis, namun dalam bentuk parit, garis pertahanan yang dilengkapi dengan bunker-bunker. Garis Maginot, yaitu garis pertahanan yang dilengkapi serangkaian bunker yang dibangun Perancis adalah salah satu produk 2nd generation warfare. Secara singkat : 2nd Generation: tactics of linear fire and movement, with reliance on indirect fire.

3GW (3rd Generation Warfare), ditandai dengan strategi militer yang bersifat non linear dan melakukan serangan langsung (dengan melakukan infiltrasi) ke markas lawan. Pada masa ini, speed, mobilitas, dan firepower merupakan kunci keunggulan. Firepower mengalahkan manpower. Blitzkrieg, serangan kilat Jerman dalam pembukaan perang dunia ke-2 merupakan salah satu contoh sukses peralihan cara berfikir ini. Secara singkat : 3rd Generation: tactics of infiltration to bypass and collapse the enemy’s combat forces rather than seeking to close with and destroy them; and defense in depth.

Nah, bagaimana dengan 4GW?

Saya bahas dalam tulisan berikut ya.

No Responses to “Fourth Generation Warfare”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: