military, intelligence, security & foreign policy
military, intelligence, security & foreign policy

Network Centric Warfare

Network Centric Warfare adalah doktrin perang baru yang digagas oleh Departemen Pertahanan AS (DoD). Inti dari network centric warfare adalah penggunaan dan penyebaran informasi untuk memperoleh keunggulan di medan perang.

Menurut doktrin Network Centric Warfare (NCW), keunggulan tersebut diwujudkan melalui proses-proses sebagai berikut:

1. Pasukan yang terhubung dengan network untuk memudahkan pertukaran informasi.

2.Pertukaran informasi ini akan meningkatkan kualitas informasi (kelengkapan informasi, kemutakhiran informasi) dan meningkatkan kesadaran situasional (situational awareness)

3. Kesadaran situasional tersebut memungkinkan kolaborasi dan self-synchronization tiap tiap elemen pasukan terhadap misi

4. Hal ini akan meningkatkan efektivitas pencapaian misi.

Dalam implementasinya di lapangan, doktrin NCW terlihat dari mulai digunakannya berbagai peralatan informasi dan komunikasi yang semakin intens sejak perang teluk I dan II. Perangkat seperti GPS, Night Vision Google, dan Kamera telah digunakan pada level individu dan saling terhubung melalui jaringan komunikasi militer AS. Selain perangkat pengirim informasi, perangkat penerima informasi seperti laptop dan PDA juga digunakan untuk menerima informasi real time intelligence. Dengan demikian, pasukan di lapangan dapat menerima informasi gambar perkembangan situasi secara real time dari UAV ataupun satelit mata-mata dan mengambil keputusan dan tindakan dengan cepat.

Meskipun doktrin ini terbukti sangat membantu pelaksanaan operasi militer di lapangan, ide NCW ini juga mendapat kritikan dari beberapa pihak. Para pengamat khawatir penekanan yang terlalu besar pada aspek teknologi akan menjadi senjata makan tuan.

“Our incipient NCW plans may suffer defeat by [adversaries] using primitive but cagey techniques, inspired by an ideology we can neither match nor understand; or by an enemy who can knock out our vulnerable Global Positioning System or use electromagnetic pulse weapons on a limited scale, removing intelligence as we have construed it and have come to depend upon. Fighting forces accustomed to relying upon downlinks for information and commands would have little to fall back upon.” — Charles Perrow, Information Assurance, National Defense University, May 2003

Perkembangan akhir-akhir ini menunjukkan bahwa beberapa negara telah mengembangkan kemampuan untuk menegasikan doktrin NCW ini. Penemuan perangkat GPS jammer asal Rusia pada perang Irak merupakan salah satunya. Begitu pula peledakan sebuah satelit cuaca China oleh rudal China beberapa bulan lalu merupakan salah satu upaya yang dilakukan militer China untuk menjadikan kemampuan penyebaran dan pertukaran informasi, yang merupakan asset militer AS, menjadi sebuah liability.

One Response to “Network Centric Warfare”

  1. pelajaran buat yang awam semoga yang berkuasa memiliki hati nurani ihsan kepada yang lemah.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: