military, intelligence, security & foreign policy
military, intelligence, security & foreign policy

Program Magister Manajemen Pertahanan (Defence Management)

———————————————————————————————————————————-

ada pembukaan untuk beasiswa S2 Disasater Managemernt, Manajemen Pertahanan dan Ekonomi Pertahanan. . Maksimal sampai 15 April 2011

Dari www.idu.ac.id

Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan) merupakan Perguruan Tinggi yang dibiayai Pemerintah dengan kurikulum kompetensi khusus SDM di bidang Pertahanan (Defense Science). Perkuliahan dilaksanakan dengan satuan kredit semester (SKS) dengan tenaga pengajar berkompeten dibidangnya baik yang berasal dari perguruan tinggi dalam maupun luar negeri (Cranfield University, UK).

Pendaftaran mahasiswa baru Universitas Pertahanan Indonesia (Unhan) telah dibuka mulai bulan Maret dan akan di tutup tanggal 15 April 2011. Pada Tahun Akademik 2011 ini Unhan akan membuka kelas bagi setiap program studi. Keempat program studi di Unhan adalah Magister Strategi Perang Semesta, Magister Manajemen Pertahanan, Magister Ekonomi Pertahanan dan Magister Manajemen Bencana.

Persyaratan yang diberikan bagi calon mahasiswa Universitas Pertahanan Indonesia adalah sebagai berikut :

Calon mahasiswa Unhan adalah masyarakat umum dan Pegawai Negeri (TNI/Polri/Sipil) berijazah minimal Strata-1 dari PTN/PTS. Adapun persyaratan administratif pendaftaran calon mahasiswa baru :

1. Surat Ijin/perintah belajar dari instansi tempat bekerja.

2. 1 (satu) lembar foto copy ijazah S-1 dan transkrip akademik yang telah dilegalisir.
3. 3 (tiga) lembar pas foto hitam putih terbaru (tiga bulan terakhir) ukuran 4 x 6

Informasi lebih lanjut tentang pendaftaran dapat diperoleh :

Sekretariat Pendaftaran Mahasiswa Baru Universitas Pertahanan Indonesia

JL. Salemba Raya No. 14 Jakarta Pusat 10430

Telep/Fax (021) 3924235 dengan Sdr. Subur/Violy

Website : www.idu.ac.id
Mail : registrasiunhan@gmail.com dan registrasiunhan@yahoo.com

—————————————————————————————————————————————–

 

LATAR BELAKANG PEMIKIRAN


Setelah berakhirnya Perang Dingin dan memasuki Abad ke-21,terjadi perubahan besar dalam faktor-faktor yang dianggap sebagai membahayakan keamanan nasional maupun internasional. Perang besar antar negara, yang menjadi perhatian utama para perencana militer dan pemimpinpemimpin negara selama 200 tahun terakhir ini, telah bertambah atau digantikan dengan ancaman-ancaman kejahatan internasional, terorisme, obat-obat terlarang, kerusakan lingkungan, kehancuran negara (state collapse), maupun kemunculan kembali ketegangan suku, rasial maupun keagamaan. Hal-hal ini tentu menimbulkan tantangan baru bagi perencana militer dan kaum akademisi.


Ilmu kemiliteran pun telah mengalami perubahan paradigma yang besar. Selama masa industrialisasi, perang antar negara telah berkembang menjadi semakin besar, mahal dan merusak. Konflik-konflik di masa depan, lebih cenderung merupakan konflik di dalam negara (intra-state), dibanding antar negara (inter-state). Meskipun demikian, negara-negara maju akan cenderung campur tangan dalam perang di negara lain, baik karena alasan kemanusiaan maupun alasan kepentingan nasional mereka sendiri. Globalisasi juga berarti bahwa tidak ada satu negara pun yang secara eksklusif merupakan penyebab atau target operasi militer. Demikian pula kemajuan di bidang informasi telah mengubah sasaran-sasaran strategis yang harus dipikirkan para perencana. Perang informasi ini pada kenyataannya tanpa batas dan mampu melumpuhkan suatu negara maupun masyarakat.

Perubahan paradigma dalam masalah keamanan ini, telah juga memaksa angkatan bersenjata untuk lebih banyak berhubungan dengan organisasi internasional, lembaga swadaya masyarakat (LSM), media maupun yang secara tradisional merupakan rekan kerja, seperti polisi, bea cukai, badan intelijen dan diplomat.

Secara alami, ‘budaya’ dan sistem kerja lembaga-lembaga tersebut sangat berbeda dengan lembaga angkatan bersenjata, karena itu hubungan lembaga-lembaga tersebut dengan lembaga angkatan bersenjata sering konfrontasional. Semua perubahan tersebut akan mempengaruhi lingkungan manajemen pertahanan dan pengembangan teknologi pertahanan dan keamanan. Perubahan-perubahan tersebut juga sangat bergantung pada ilmu pengetahuan dan teknologi, dari masalah demografi, perubahan cuaca hingga teknologi informasi. Karena itu sangat penting bagi para perencana militer maupun pemimpin-pemimpin sipil untuk tidak hanya mengetahui mengenai konsep-konsep keamanan nasional, regional maupun global, tetapi mempunyai kemampuan dan keahlian dalam manajemen pertahanan dan keamanan serta dapat memanfaatkan sumberdaya lingkungan dan teknologi yang menyertainya.

Perubahan-perubahan tersebut juga semakin menyadarkan kita, militer saja, tetapi juga masalah segenap komponen bangsa. Hal ini tidak hanya dalam pengertian fisik, tetapi juga menyangkut pemikiran, peraturan perundang-undangan serta anggaran pertahanan. Untuk itu, peran akademisi di universitasuniversitas dipandang semakin penting di masa depan.


Berdasarkan alasan-alasan di ataslah, Program Magister Studi Pertahanan dibuka. Program ini membekali mahasiswa agar secara profesional mampu melakukan analisis kemananan nasional, regional dan internasional, serta faktor-faktor yang dikatagorikan sebagai ancaman; menguasai perangkat manajemen untuk memanfaatkan sumberdaya lingkungan dan teknologi yang ada serta paham dengan perkembangan mutakhir ilmu pengetahuan dan teknologi pertahanan. Pilar utama (‘body of knowledge’) program ini terdiri dari tiga bagian, yaitu stategi pertahanan, manajemen pertahanan dan teknologi pertahanan.

Pendirian program ini juga didasarkan pada kenyataan, bahwa semakin berkurangnya jumlah, pengetahuan dan pengalaman pemimpin sipil dalam perang atau operasi militer, menimbulkan bahaya diremehkannya masalah operasi militer khususnya, dan masalah pertahanan pada umumnya. Dalam hal ini perlu diingat apa yang dikatakan oleh Sun Tzu (400 BC), “war is a matter of vital importance to the state, the road of survival or ruin. It is mandatory that it be thoroughly studied”.

Program ini, yang terbuka baik bagi mahasiswa militer maupun sipil, juga akan menjadi jembatan saling pengertian antara kalangan sipil dan militer. Sebagai tambahan, program ini juga diharapkan meningkatkan kepedulian publik terhadap militer, sehingga sifat konfrontasional antara lembaga militer dan nonmiliter dapat dikurangi. Diharapkan publik memperoleh dasar pengertian yang sama tentang masalah keamanan global, yang akan tercermin dalam perubahan budaya lembaga-lembaga tersebut.


Program ini didasarkan pada suatu nilai yang mendukung ideide dan praksis pemerintahan yang bersih (good governance), termasuk kewajiban Negara untuk menggunakan pendapatannya untuk memberikan yang terbaik bagi warga negaranya. Program ini menekankan bahwa manajemen yang efektif dalam hal sumberdaya pertahanan dan keamanan, yang mengarah ke pembentukan angkatan bersenjata yang handal dan profesional, hanya dapat dilakukan di dalam lingkungan yang terbuka, bebas dan demokratis. Lingkungan tersebut termasuk penempatan angkatan bersenjata dalam kendali pemerintahan sipil yang dipilih secara bebas; akuntabilitas eksekutif kepada legislatif; supremasi hukum dan badan peradilan yang independen serta pers yang bebas. Penerimaan dan penguatan terhadap ide-ide tersebut membutuhkan proses pendidikan yang panjang, dimana setiap individu diminta untuk terus menerus mengoreksi diri sendiri berdasarkan pengalaman mereka. Lulusan program ini, yang menekankan pembelajaran aktif, diharapkan mempunyai dampak yang besar, jauh setelah kelulusannya.

SUMBER MASUKAN PROGRAM


Program ini terbuka bagi lulusan S-1 atau sederajat dari semua jurusan, baik sipil maupun militer, dan dapat berasal dari instansi:


1. Departemen Pertahanan


2. Markas Besar TNI


3. Lembaga legislatif, baik tingkat pusat maupun daerah, yang bertugas di sektor pertahanan


4. Pemerintah pusat maupun daerah, termasuk kementerian yang terkait dengan masalah keuangan pertahanan,


5. LSM dan pers, serta lembaga masyarakat lainnya.

 

KOMPETENSI LULUSAN YANG DIHASILKAN

Setelah menyelesaikan program pendidikan ini, mahasiswa diharapkan mampu untuk:
• Mempunyai pengertian dan pengetahuan yang luas tentang perkembangan pemikiran militer dan seni perang, kemungkinan karakter konflik di masa depan, pengaruh teknologi dalam perang serta isu-isu strategi dan militer terkini.


• Mempunyai pengetahuan dan pengertian yang luas tentang batasan-batasan legal penggunaan kekuatan bersenjata, baik untuk nasional maupun internasional, hukum dan etika perang, hubungan sipil-militer, akuntabilitas publik, demokratisasi, peran pers yang bebas dan ekonomi pasar bebas, serta pemerintahan yang bersih.


• Mempunyai kemampuan yang mendalam dan mampu menggunakan prinsip-prinsip manajemen dalam pertahanan serta mempunyai wawasan yang tinggi pada perkembangan teknologi dan pengaruhnya dalam masalah-masalah pertahanan.


• Mampu menganalisis isu-isu tersebut secara cepat dan mempresentasikannya dalam bentuk tulisan dan secara oral.


• Mempunyai ketrampilan melakukan studi mandiri, menguasai metodologi riset dan “ knowledge management” yang memudahkan untuk memasuki pendidikan S-3.

 

STRUKTUR KURIKULUM

• Kurikulum pendidikan Program Magister ini terdiri dari
empat (4) bagian. Bagian pertama adalah Program Penyetaraan, yang bertujuan untuk memberikan dasar dasar dan merupakan modul-modul dasar, bertema ‘tantangan-tantangan
keamanan dan dimensi militer’. Bagian ini membahas masalah –masalah keamanan dan isu-isu strategis pertahanan. Bagian ketiga berupa modul-modul pilihan, yang bergantung pada spesialisasi yang akan diambil oleh setiap mahasiswa. Bagian terakhir adalah
Tugas Akhir; berupa proyek penelitian mahasiswa secara mandiri dengan bimbingan dosen.


• Sistem yang digunakan adalah sistem kredit akademik. Untuk menyelesaikan Program Magister, mahasiswa wajib menyelesaikan minimal 36 kredit. Satu kredit akademik ekivalen dengan 1 jam tatap muka dan 3 jam kerja mandiri per minggu. Program diselenggarakan dalam sistem semester yang masing-masing berlangsung selama 16 minggu, kecuali Program Matrikulasi yang berlangsung selama 8 minggu. Dengan demikian, total pembelajaran yang dibutuhkan adalah minimal 2.300 jam. Program diselenggarakan dalam tiga (3) semester.


•Di akhir kuliah, mahasiswa juga diwajibkan menyelesaikan Tugas Akhir berupa karya ilmiah sepanjang kurang lebih 10.000 – 15.000 kata.


Semester I
1. Ilmu, Seni dan Teknologi Perang 3SKS
2. Ilmu Manajemen 3 SKS
3. Lingkungan Strategis & Operasi Militer Kontemporer 3SKS
4. Prinsip-prinsip Manajemen Pertahanan 3 SKS

Semester II
1. Penelitian Awal 3 SKS
2. Pilihan *9 SKS
Semester III
1. Tugas Akhir 6 SKS
2. Pilihan* 6 SKS

*Mata Kuliah Pilihan dapat diambil dari jalur pilihan Manajemen
Pertahanan atau Strategi Pertahanan.

Kuliah Pilihan Manajemen Pertahanan: Ekonomi dan Keuangan Pertahanan; Manajemen Strategis dan Pertahanan; Manajemen Bencana; Manajemen Resiko; Akuisisi dan Logistik Pertahanan;Manajemen Sumber Daya Manusia; Manajemen Teknologi Pertahanan.

Kuliah Pilihan Strategi Pertahanan: Pemerintahan Yang Bersih dan Sektor Keamanan; Hukum dan Organisasi Internasional; Evaluasi Pemikiran Strategis; Studi Kritis Masalah Keamanan;

CONTACT PERSON
Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi:
Dr. Ir. Bambang Kismono Hadi
Departemen Teknik Penerbangan ITB
Jl. Ganesha 10, Bandung 40132
Tel: (022)-2504529
Fax :(022)-2534164
E-mail: bkhadi@ae.itb.ac.id

CRANFIELD UNIVERSITY
ROYAL MILITARY COLLEGE OF SCIENCES
SHRIVENHAM, UNITED KINGDOM


Program Magister Studi Pertahanan ini dalam tahap awal akan mendapat bantuan dari Royal Military College of Sciences (RMCS), Cranfield University, Shrivenham, United Kingdom. Bantuan akan berupa pengajaran oleh guru-guru besar di RMCS dan bantuan bahanbahan
pustaka.

Akademi Pertahanan (Defence Academy) UK, dibentuk pada 1 April 2002, sebagai pusat riset, pelatihan dan pendidikan pasca sarjana pertahanan dan keamanan, di bidang-bidang operasi,
pencegahan konflik, kepemimpinan, manajemen, ilmu, teknologi dan rekayasa. Salah satu komponen utama Akademi ini adalah Royal Military College of Sciences (RMCS).

RMCS bermula di tahun 1772, dengan pendirian Military Society di Woolwich, untuk mempelajari balistik dan eksplosif, yang kemudian di tahun 1927 menjadi Military College of Sciences. Sekolah ini pindah ke Shrivenham di tahun 1946, dan Royal Cherter diberikan di tahun 1953 sebagai penghargaan terhadap perannya dalam pendidikan keteknikan bagi army untuk jenjang sarjana, pasca sarjana maupun kursus staf. Pada tahun 1984, Departemen Pertahanan Inggris (MoD) memberikan kontrak kepada Cranfield University untuk menyelenggarakan pengajaran akademis dan riset di bidang pertahanan. Sejak itu, Cranfield University telah mengembangkan berbagai kursus dan pendidikan di bidang pertahanan.
Pendidikan di RMCS bertumpu pada pengetahuan dan pemahaman terhadap perkembangan dan riset pertahanan terkini, dan pengaruhnya terhadap masa depan doktrin, strategi dan pelaksanaan operasi militer.

18 Responses to “Program Magister Manajemen Pertahanan (Defence Management)”

  1. saya masih duduk dibangku kuliah semester akhir, dan bulan 10 saya perkirakan saya akan diwisuda. saya tinggal di medan. kira-kira kapan dibuka pendaftaran untuk masuk ke program s2 di universitas pertahanan indonesia. syaratnya apa aja?

    • Buat semua yang berminat untuk ikut seleksi beasiswa S2 Manajemen Pertahanan di Universitas Pertahanan Indonesia, biasanya pendaftaran dibuka bulan Desember-Januari. Jadi silahkan kontak ke Defense Section, British embassy via email (putri.arthani@fco.gov.uk) , telepon atau web di http://ukinindonesia.fco.gov.uk/. Biasanya opening seleksi ini diiklankan juga di harian kompas.

  2. pa kah di universitas ini ada program untuk sarjana?
    terima kasih…

    • Untuk saat ini tampaknya belum ada program sarjananya, karena rencananya lulusan Akmil akan menjadi S1, bukan lagi D-4 seperti dulu. Sehingga dengan demikian S1 nya diharapkan dari Akmil, nanti untuk sipil bisa masuk di S-2 nya.

  3. Berapakah total biaya yg dibutuhkan utk menempuh pendidikan ini?
    dan di manakah letak kampus Univ Pertahanan Indonesia berada?
    Terima kasih

  4. untuk th 2010 kpn porgram ini dibuka untuk pendaftaran dan kapan dimulai. Untuk SI Pelayaran dan menjadi anggota tni ap bisa mengikuti prog ini?? thx..

  5. Salam kenal nama sy widi, skg saya sedang menyelesaikan studi S1 Ilmu Hukum di Univ Tarumanagara Jakarta, sy ingin tanya utk masuk ke Universitas Pertahanan Indonesia ini syarat formalnya apa aja khususnya utk progam magister/S2 Beasiswa, dari kalangan lulusan S1 sprti sy bisa mengikuti tesnya dan apa bisa sy lngsung datang ke Univ terkait utk mendapatkan formulir pndaftarannya tanpa hrs lewat contact person lg? Thx🙂

  6. Globalisasi dewasa ini bukan hanya ditandai aliran informasi yang sangat deras, tetapi juga tditandai oleh aliran modal yang luar biasa besar dari negara maju ke negara-negara berkembang dalam bentuk investasi. seperti halnya kepemilikan modal perbankan kita yang 90% itu telah dikuasai modal asing, ini bagi ketahanan ekonomi politik benar-benar hal yang sangat disayangkan. fungsi uang bagi negara ibarat darah dalam tubuh kita. jika sewaktu-waktu asing menarik investasi sudah pasti negara ini akan kolaps. saya hanya ingin menanyakan Ekonomi Politik juga merupakan salah satu pilar pertahanan kita, tetapi saya tidak lihat itu di kurikulum universitas pertahanan?

  7. sy mw tnya kira2 klo lu2san dr SKM buat lnjut S2 d UPI prospeknya gmn?krena sy jg brminat,tp tkutnya nnti tdak sinkron dg S1 sy..trims untuk jwabannya.

  8. izin gabung.

    saya mahasiswa teknik sipil universitas andalas .sebagai warga negara yang baik yang berjiwa nasionalis saya berminat masuk pendidikan dipertahanan negara karna saya merasa perlu mendapatkan penidikan tersebut.saya besedia hak sipil saya dikurangi untuk negara. karena bagi saya NKRI HARGA MATI.

    saya berharap dapat dihubungi secepatnya untuk bergabung
    wassalam.

  9. saya alumni S-2 ketahanan nasional dari UGM, apakah tidak ada program S-3 untuk bidang kajian ini ?

  10. Saya tertarik setelah membaca ada program tsb dari Unhan, apakah ada batasan usia untuk masuk ke program Unhan tersebut, bagaimana untuk agenda penerimaan siswa th.2010
    Terimakasih.

  11. saya minat banget menggali ilmu strategy perang. sesuai dengan kegemaran bermain empire dan persenjataan TNI. kemarin ada tawaran ke kantor saya dr Universitas tsb. But aq bingung mau mulai melangkah dari mana…..??

  12. dear, saya mohon penjelasan mengenai biaya kulia S2, saya tertarik sekali untuk melanjutkan kulia mengenai pertahanan dan keamanan. terimkasi.

    email saya : octavio_das_chagas@yahoo.com

  13. yang militer bintara/tamtama bisa gabung gak??

  14. mohon informasi untuk s2 UPI thn 2011, terimakasih


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: